Sedekah Jamban BPR BKK DEMAK
Penyerahan CSR (Corporate Social Responsibility) di Pendopo Kabupaten Demak sedekah jamban oleh Lesión de Douglas costa: lesión en el tendón de la corva. Tiempos de recuperación comprar levitra 20 mg en linea de forma segura oficial parma-inter: lesión en el bíceps, se perderá el partido. PT BPR BKK Demak (Perseroda), Selasa (16/4/2019).

Bantuan ini berupa pembangunan jamban diberikan kepada 30 keluarga yang tersebar di kabupaten demak.

Penyaluran bantuan tersebut secara simbolis diserahkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Demak Joko Sutanto, Sekda Demak Singgih Setyono, Direktur Utama dan yang membawahkan fungsi kepatuhan PT BPR BKK Demak (Perseroda), Bp. Sunoto, S.Kom, pimpinan Forkopimda dan ratusan penerima bantuan.

Bapak Dirut menuturkan, bantuan senilai Rp. 60 Juta itu merupakan bagian dari tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT BPR BKK Demak (Perseroda).

“Untuk 30 jamban masing-masing menerima bantuan sebesar Rp 2 juta atau total sebanyak Rp. 60 juta.

Sementara itu Wakil Bupati Demak Joko Sutanto menyampaikan, selama ini Pemerintah Kabupaten Demak terus memprogramkan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk membantu masyarakat miskin agar memiliki hunian yang sehat dan pembangunan jamban ini bertujuan agar masyarakat tidak BAB sembarangan.

Selain mengalokasikan anggaran dari pusat, provinsi dan kabupaten, juga melibatkan sejumlah BUMN dan BUMD untuk bersama-sama.

“Kami sangat senang dengan kepedulian PT BPR BKK Demak (Perseroda) membantu program pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan,” katanya.

Sementara itu, selain menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu dan pelaku usaha kecil, gubernur Jateng melakukan roadshow ke Kabupaten Demak dengan sejumlah kegiatan.

Di antaranya menghadiri silaturahmi bersama ustadz dan ustadzah bertema Peningkatan Mutu Guru Pesantren, Madin dan TPQ Kabupaten Demak di Ponpes Miftahul Ulum Jogoloyo, Demak.

Dalam kesempatan itu, gubernur memberikan insentif untuk 11.447 guru pondok pesantren, madrasah diniyah dan TPQ se-kabupaten Demak yang masing-masing menerima Rp1.2 juta per tahun atau Rp100.000 per bulan.

Ganjar mengatakan, bantuan insentif merupakan bentuk perhatian pemprov Jateng kepada lembaga pendidikan agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *